Thursday, May 13

Keunikan Sebuah Keluarga Anak Kecil Yang Bernama Shinchan

Shinchan, lebih dikenal sebagai Shinchan, adalah judul anime berdasarkan manga literal Yoshito Usui. Anime menggambarkan keseharian seorang anak bernama Shinnosuke Nohara atau sering di kenal dengan nama Shinchan yang hobinya bercanda dengan orang dewasa meski usianya masih 5 tahun. Cintanya pada gadis-gadis muda dan cantik, terutama yang berusia di atas 17 tahun, dan pikiran yang sama sekali tidak seperti anak kecil, selalu membuatnya percaya bahwa Shinchan tidak tertarik, terutama laki-laki.

Shinchan Pertunjukan Yang Menarik

Keunikan Sebuah Keluarga Anak Kecil Yang Bernama Shinchan

Saya mulai berkencan dengan Shinchan dan saya mulai dari sekolah dasar dan pada saat yang sama saya menyukai karakter dan suaranya yang tidak biasa. Siaran buruk Shinchan membuatku merasa itu adalah pertunjukan menarik yang membuatku mencoba menontonnya pada hari Minggu pagi. Kembali ke masalah, menurut beberapa survey, kisah Shin Chan benar-benar kembali menceritakan kisah nyata. Bermula saat penerbit Yoshito Usui tertarik dengan kisah ibu Misae yang sangat merindukan anak-anaknya, Shinosuke dan Himawari. Setelah cerita ini, saudara-saudara ini meninggal dalam kecelakaan lalu lintas. Saat kejadian, sang adik melihat sang adik sedang bermain-main di dekat jalan raya. Kemudian kereta menabrak Anda. Menyadari bahaya yang akan datang, Shinosuke berlari menuju adik laki-lakinya dengan harapan bisa menyelamatkan Himawari dari kereta.

Dalam ingatan saya, mereka didahului oleh Shinchan Doraemon dan Sailor Moon. Kemudian saya lebih suka Sailor Moon karena sebagai seorang anak saya takut pada pahlawan (saya juga menyukai Power Rangers, Beetle Borg, dan tokusatsu Amerika lainnya yang terbunuh pada saat itu) dan menyukai karakter wanita. rambut. (Rambut saya baik-baik saja sejak usia muda jadi biasanya pendek dan membutuhkan banyak rambut panjang.

Mengaggumi Film Shinchan Yang Menarik

Dan dengan pilihan itu banyak sekali yang mengaggumi film Shinchan yang sangat di gemari anak anak pada usia yang sangat cukup untuk seumuran yang ada di film ini. Seiring bertambahnya usia, saya menyadari bahwa dua anime yang saya miliki sejak kecil membuat saya mengikuti bahasa dan budaya Jepang secara efektif dalam kategori anime dewasa. Pikirkan itu, itu benar. Usagi Tsukino . Hampir saat diubah menjadi Sailor Moon dan lainnya, saat diposting tanpa pengawasan.

Kemudian Shinchan yang sering memperlihatkan penisnya, menariknya keluar, menyebutnya gajah, atau saat Shinchan dengan anggun membungkuk, menurunkan separuh celananya, maka ia menunjukkan ekornya. Ada juga Shinchan yang memperlihatkan pantatnya berlari sambil berteriak ketsu minta persetujuan atau diterjemahkan langsung ke dalam pembahasan sebuah cerita yang menarik.

Shinchan Anime Jepang Yang Menarik

Oleh karena itu, Shinchan dikirim ke Jepang pada hari Jumat pukul 19.00. Jam tangan ini memiliki masa keemasannya sendiri, di saat orang Jepang sudah banyak menonton acara TV, sehingga anak-anak yang menonton Shinchan tetap diasuh oleh orang tuanya. Sejauh ini menurut saya budaya Shinchan ini adalah perilaku yang menyenangkan untuk anak usia 5 tahun. Namun, sebenarnya masih banyak yang lainnya, termasuk orang Jepang sendiri yang merasa aneh saat mengatakan bahwa Shinchan adalah salah satu anime favorit saya. Ini adalah salah satu komentar yang sering saya dapatkan ketika mengatakan Shinchan itu cantik. Semua orang bisa membantah, akhirnya tidak, saya hanya tahu bahwa sifat individu Shinchan kemungkinan adalah magnet paling kuat yang menarik saya anime. Alis besar, mata bulat, bentuk wajah berbeda.

Suara dan gaya yang unik ini menjadikan Shinchan salah satu anime legend yang suaranya sering ditiru oleh bintang Jepang di luar Pokemon Pikachu menurut saya. Tapi harus kuakui bahwa belakangan ini aku mangkir dari menonton Shinchan, yang masih tayang di salah satu stasiun TV swasta pada hari Minggu. Terlepas dari kenyataan bahwa acara siaran sering diulang, interpretasi percakapan terkadang harus merefleksikan diri saya dan kemudian saya mulai memahami inti dari lelucon tersebut. Versi asli Jepang terdiri dari banyak lelucon yang menggunakan tulang rusuk. Itu sebabnya, tentunya para penerjemah perlu banyak berpikir agar bisa membuat situs yang menarik dengan akurat.